TERKESAN OTORITER !! keterangan kadis BKAD PBB 2022 Tanggung Jawab oleh kades
KAURPUSAKA.COM | Bagi kepala desa yang belum melunasi Pajak Bumi Bangunan (PBB) tahun 2022, maka siap-siap pengajuan pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2023 akan terganjal oleh keputusan dinas Bkad
Pasalnya, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Kaur Senen 06/03/2023 berbicara melalui Kabid pendapatan Sislan menegaskan memberlakukan kebijakan bagi desa untuk wajib melunasi Tanpa ada alasan belum dibayarkan . BKAD menunda rekomendasi pencairan terkesan otoriter
Kades se-kabupaten kaur sudah pasti ada yang terganjal pencairan ADD -nya. Seperti halnya contoh Kades Jembatan Dua Kecamatan Kaur Selatan, Aseprianto.

Menurut Aseprianto, kebijakan tersebut memberatkan Pemerintah Desa (Pemdes). Karena PBB dibebankan harus lunas pembayaran PBB baru akan dikeluarkan Rekom pencairan.
Takbisa menghargai bahwa
Pemerintahan desa sudah bekerja semaksimal mungkin menagihi PBB dimasyarakat selama ini.
Saya sudah jelaskan dengan SISLAN Kabid pendapatan , orang belum bayar pajak PBB tersebut karna orangnya tidak ditemukan tidak berada ditempat Bahkan mereka yang tidak diketahui keberadaannya sampai kini.
kami sudah jalankan secara aturan tahun 2022 seingat Saya kalau memang tidak ditemukan maka akan di buat musyawarah dan tertulis sampaikan ke Bkad untuk dipertimbangkan.
Pajak yang tertunggak karna alasan tepat belum terbayar harus wajib dibayar oleh kades, Kalau tidak dibayar lunas oleh kades maka pengajuan ADD terganjal, belum bisa di keluarkan rekom sampai PBB harus 100% bayar, harus ditomboki oleh kades disinilah terkesan kepala dinas Bkad Jon harimun Otoriter sistim membayar PBB tahun 2023.
"Ya ' Saya bingung seingat saya sewaktu saya setelah dilantik TuPoksi Kepala desa tidak saya temukan kepaladesa adalah petugas penagih pajak apalagi wajib melunasi PBB. perlu dikaji ulang oleh BKAD desa jembatan dua setoran sudah terealisasi pajak PBB sudah mencapai 90% Han, sudahberupaya maksimal jalankan penagihan.
semoga anggota Forum Apdesi kabupaten kaur yanglain tidak ikut dikorbankann.
Ungkap Aseprianto
Redaksi