Skip to main content

Ringankan Beban, Alumni SMU 1 Kaur Beri Santunan

Kaurpusaka.com I Bengkulu, Kaur- Alumni SMU 1 Angkatan Tahun 2000 membantu meringankan beban kepada salah satu rekan alumni yang orang tuanya Deni Novidar telah berpulang kerahmatullah dengan memberikan santunan.

Santunan tersebut diserahkan langsung oleh rekan-rekan Alumni Alumni SMU 1  Angkatan Tahun 2000 ke rumah orang Deni Novidar di Desa Bandar Lama, Kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur, Selasa (31/08/2021).

Kepada awak media Asep Rianto dan Rekan menuturkan, memberikan santunan ini untuk membantu meringankan beban salah satu alumni.
'Ini bentuk kepedulian Forum Alumni SMU 1 Angkatan Tahun 2000, kunjungan ini sebagai wujud menjalin silaturahim dan menjaga hubungan baik antara sesama alumni yang ditinggalkan, untuk saling membantu meringankan beban keluarga alumni yang kehilangan atau membutuhkan. Seperti saat ini rekan kami Deni, ayahnya telah meninggal dunia,'' papar Ketua Forum Alumni SMU 1 Angkatan Tahun 2000 Asep Rianto, Senin (31/08/2021)

“Kami ikut rasa berbelasungkawa terhadap rekan kami yang dilanda kesedihan dengan ditinggalkan oleh ayahanda tercinta atas kepergian selamanya. Kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan setiap keluarga Alumni yang kena musibah,” ujar Asep.

Lebih lanjut Asep menambahkan, dengan santunan ini mudahan-mudahan dapat membantu keluarga kami Deni dan tentu Kami seluruh Alumni turut berduka atas musibah ini. Yang tak kala pentinya, kami segenap alumni berdoa, semoga Almarhum diterima segala amal ibadahnya dan kepada Saudara Deni dan keluarga agar dapat menerima serta bersabar. Amin, tutup Asep kepada awak media. 

Dalam penyerahan santunan dan bantuan suasana haru pun mewarnai di rumah salah satu warga di Desa Banda Lama. Deni Novidar, yang ditinggal Ayahnya untuk selamanya tak kuasa menahan tangis, saat menerima bantuan dari Alumni SMU 1 Angkatan Tahun 2000

Wisata

''Terimakasih sekali Asep dan Kawan-kawanku, ini sangat mengagetkan kami, karena mendapat perhatian begitu besar dari Alumni SMU 1,'' ungkap Deni.

Sementara Desi yang keseharian panggilan akrabnya Wodang Desi, menuturkan kepada awak media “ini adalah wujud kepedulian kami Alumni SMU 1 Angkatan Tahun 2000 untuk memikirkan satu sama lain antar rekan baik dalam keadaan musibah atau saling mambantu hal lainnya untuk meringankan beban. Kepada saudaraku Deni untuk lebih bersabar, selalu berdoa, bahwa ini adalah ujian dari Allah SWT. Ungkap Desi

Tak hanya itu, ungkapan belasungkawa tersebut juga sebagai bentuk rasa empati terhadap orang-orang yang baru ditinggalkan. Saat dalam kondisi ditinggal orang terdekat tentunya seseorang atau keluarga membutuhkan orang lain untuk menenangkan.

Penuh senyum dan tawa menggelitik untuk menghibur keluarga duka, Sari yang panggilan cumbunya Wocik Sari, "Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah kami kembali. Turut berduka cita, semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT. Dan mereka yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan dan keikhlasan. Amin." Sampai Sari.

Asep rianto juga menyampaikan sahabat kami yang sekarang berada di luar kota, salah satunya berada di lampung, jambi, surabaya, palembang dan juga bengkulu utara juga turut prihatin dan memikirkan satu sama lain, saling suport dan mendoakan.

Jarak tidak akan menjadi penghalang bagi kami untuk saling membantu, ujar asep

(Yayan)