Ormas dan Wartawan Kaur, Mempertanyakan Surat Unjuk Damai.
Kaurpusaka.com I Bengkulu, Kaur- Tersebarnya Surat pemberitahuan akan diadakannya aksi unjuk damai terhadap PLN Bintuhan kaur kepada Kasi Intel Polres Kaur tertanggal 11 Januari 2022 yang penanggungjawab aksi Mardiyanto, Kisno, dan Rusmidi, dipertanyakan sebagian ormas dan Wartawan di lingkungan wilayah hukum pemerintahan kabupaten kaur.
Dalam lampiran surat tersebut pada point IV anggota peserta dan jumlah, tertulis perwakilan ormas dan Wartawan.
Sementara di wilayah hukum kepemerintahan kabupaten kaur banyak tercatat ormas dan media. Sehingga hal ini menjadi pertanyaan besar bagi ormas-ormas dan pimpinan media terkait point IV surat pemberitahuan aksi damai yang mengatasnamakan perwakilan ormas dan Wartawan. Ormas dan Wartawan mana yang dimaksud dalam surat itu.

Ketua DPC LSM Lippan Jaya Kabupaten Kaur juga sekretaris SMSI Kabupaten Kaur, Ketua Forum Media Online Kaur (FMOK) Kabupaten Kaur Asep Rianto, mempertanyakan hal ini. Dalam pernyataannya Asep mengatakan, surat ajakan itu harus diperjelas ormas dan Wartawan yang mana yang dimaksud dan beliau s laku sekretaris SMSI dan ketua FMOK, tidak tau akan ada rencana. Hal ini jangan sampai ditafsirkan lain bagi ormas dan Wartawan yang tidak tau sehingga bertafsir ini menjadi dalih semata, ujar Asep (11/01/22)
Lanjut Asep, seharusnya Kapolres kaur melalui kasat Intel juga perlu mempertanyakan ini. Mana-mana ormas dan Wartawan yang tergabung untuk ikut dalam aksi itu. Agar ormas dan Wartawan yang tidak tergabung tidak menjadi fitnah jika terjadi hal yang tidak inginkan, dan pada kesempatan ini saya belum ada tukmerintahkan bagi wartawan yg tergabung FMOK untuk ikut demo,tutup Asep.

Sementara ketua SMSI yusman menyampaikan blm mendapatkan konfirmasi dari pihak terkait, smsi tidak terlibat rencana aksi unjuk rasa tersebut.
"Intinya, rencana aksi unjuk rasa (13-01-2022) tersebut tidak melibatkan kami SMSI (serikat media siber indonesia) yang ada di kaur ini. Tutup yusman melalui telpon.

Begitupun ketua ormas LT-KPSKN PIN RE, fauzan, menyampaikan kepada awak media, memang benar itu harus diperjelaskan kalau tidak atau hanya memakai kata ormas maka bermakna luas. Karena saya juga ketua ormas dan jangan sampai seperti pepatah "nila setitik rusak susu sebelanga", ujar Fauzan (11/01/22).
Yayan