Isra Mi'raj Merupakan Peristiwa Penting Menerima Perintah Shalat Lima Waktu
Kaurpusaka.com | Bengkulu, Kaur - Dalam Islam ada Peristiwa yang sakral yg merupakan sala satu mukjizat Nabi Muhammad Saw yaitu Peristiwa Isra' wal Mi'raj . Kisah tersebut terjadi pada suatu malam pada tanggal 27 Rajab. Isra merupakan perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsha di Yerussalem.
Jarak Makkah ke Yerusalem sekitar 1.239 kilometer yang pada sekitar 621 Masehi normalnya ditempuh dengan perjalanan kuda atau unta sekitar sebulan. Namun, Nabi Muhammad SAW. mencapainya hanya dalam semalam.
Merupakan salah satu peristiwa penting bagi kehidupan Nabi Muhammad SAW dan umat Islam. Bahwa sebelum peristiwa Isra Mi'raj, Nabi Muhammad dilanda oleh beragam cobaan dan kesedihan. Nabi Muhammad SAW ditinggalkan oleh istrinya (Khadijah), dan orang yang selalu membelanya (sang paman), Abu Thalib.
Atas sederet kejadian tersebut, Allah SWT kemudian menghibur Nabi Muhammad melalui peristiwa Isra Mi'raj. Rasulullah pun bertemu dengan Allah SWT dan diberikan perintah shalat oleh-Nya sebanyak 50 Waktu.
Inti dari peristiwa Isra Miraj adalah Perintah Shalat Lima Waktu sehari semalam.

Ustadz Yuli Sasman,S.pd.I menyampaikan, Isra dan Mikraj adalah bukti kekuasaan Allah mampu melampaui segalanya tanpa terbatas ruang dan waktu. Mi'raj dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. sebagai gambaran insan kamil (manusia sempurna) yang mencapai titik penghambaan mutlak kepada Tuhannya.
"Allah mencintai orang yang ikhlas. Isra Mi'raj merupakan karunia yang tidak umum, tidak semua hamba Allah mengalami perjumpaan langsung dengan-Nya," ujar ust.yuli
Peristiwa malam Isra' Mi'raj ditegaskan oleh Allah SWT dalam surah berikut ini:
سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Artinya: "Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkati sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sungguh Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui, (12/3/2021).
(Hendri).